Amal Bunda

Keutamaan Puasa Dzulhijjah 2026? Ini Alasan Banyak Umat Islam Berlomba Menjalankannya

Bagikan :

Simak keutamaan puasa Dzulhijjah 2026. Pasalnya, menjelang datangnya bulan Dzulhijjah, banyak umat Islam mulai mencari tahu tentang keutamaan puasa Dzulhijjah 2026. 

Ibadah sunnah yang dikerjakan pada awal bulan Dzulhijjah ini dikenal memiliki nilai pahala besar dan menjadi salah satu amalan yang dianjurkan untuk memperbanyak ibadah sebelum Hari Raya Idul Adha.

Bagi sebagian orang, puasa Dzulhijjah bukan hanya rutinitas tahunan. Ibadah ini juga dipandang sebagai momentum memperbaiki diri, meningkatkan kualitas spiritual, sekaligus mendekatkan diri kepada Allah SWT di hari-hari yang dianggap penuh keberkahan.

Pada sepuluh hari pertama bulan Dzulhijjah, umat Islam dianjurkan memperbanyak amal saleh, termasuk puasa sunnah, sedekah, zikir, membaca Al-Qur’an, hingga memperbanyak doa. 

Bahkan, sejumlah hadis menyebut bahwa hari-hari awal Dzulhijjah termasuk waktu yang sangat dicintai Allah untuk beribadah.

Lalu, apa saja keutamaan puasa Dzulhijjah 2026 yang membuat banyak orang bersemangat menjalankannya?

Mengapa Puasa Dzulhijjah Layak Diamalkan?

Selain karena pahala besar, puasa Dzulhijjah menjadi kesempatan memperbaiki kualitas ibadah sebelum Idul Adha. 

Banyak orang menjadikannya momentum untuk mengurangi kebiasaan buruk, lebih disiplin dalam ibadah, serta memperkuat hubungan spiritual.

Puasa sunnah ini juga relatif fleksibel. Anda dapat menyesuaikan kemampuan fisik dan aktivitas harian sambil tetap memperbanyak amal saleh lainnya seperti sedekah, membantu sesama, atau memperbanyak dzikir.

Pada akhirnya, puasa Dzulhijjah bukan hanya tentang menahan lapar dan haus. Lebih dari itu, ibadah ini menjadi sarana mendidik hati agar lebih sabar, bersyukur, dan dekat kepada Allah SWT di bulan penuh keberkahan.

Keutamaan Puasa Dzulhijjah 2026 Menurut Penjelasan Ulama

Berdasarkan penjelasan yang dirangkum dari NU Online, ada sejumlah keutamaan besar yang berkaitan dengan puasa pada awal bulan Dzulhijjah, terutama puasa Arafah.

1. Pahala Ibadah Dilipatgandakan

Salah satu keutamaan utama puasa Dzulhijjah adalah besarnya pahala yang dijanjikan bagi orang yang beribadah pada sepuluh hari pertama bulan tersebut.

Rasulullah SAW bersabda:

مَا مِنْ أَيَّامٍ أَحَبَّ إِلَى اللّٰهِ أَنْ يُتَعَبَّدَ لَهُ فِيْهَا مِنْ عَشْرِ ذِي الْحِجَّةِ يَعْدِلُ صِيَامُ كُلِّ يَوْمٍ مِنْهَا بِصِيَامِ سَنَةٍ وَقِيَامُ كُلِّ لَيْلَةٍ مِنْهَا بِقِيَامِ لَيْلَةِ الْقَدْرِ

Artinya:
“Tidak ada hari-hari yang lebih Allah sukai untuk beribadah selain sepuluh hari pertama bulan Dzulhijjah, satu hari berpuasa di dalamnya setara dengan satu tahun berpuasa, satu malam mendirikan shalat malam setara dengan shalat pada malam Lailatul Qadar (HR At-Tarmidzi).”

Hadis tersebut menunjukkan bahwa ibadah pada awal Dzulhijjah memiliki nilai istimewa. Namun, para ulama menjelaskan bahwa makna “setara satu tahun puasa” merujuk pada puasa sunnah, bukan puasa Ramadan.

Karena itu, banyak umat Islam memanfaatkan awal Dzulhijjah untuk meningkatkan ibadah sebanyak mungkin.

Keutamaan Puasa Dzulhijjah 2026 pada Hari Arafah

Selain puasa pada awal bulan, puasa Arafah pada 9 Dzulhijjah juga menjadi amalan yang sangat dianjurkan, khususnya bagi umat Islam yang tidak sedang menjalankan ibadah haji.

2. Berpeluang Menghapus Dosa Dua Tahun

Puasa Arafah memiliki keutamaan besar berupa penghapusan dosa.

Rasulullah SAW bersabda:

صِيَامُ يَوْمِ عَرَفَةَ أَحْتَسِبُ عَلَى اللهِ أَنْ يُكَفِّرَ السَّنَةَ الَّتِي قَبْلَهُ وَالسَّنَةَ الَّتِي بَعْدَهُ وَصِيَامُ يَوْمِ عَاشُوْرَاءَ أَحْتَسِبُ عَلَى اللهِ أَنْ يُكَفِّرَ السَّنَةَ الَّتِيْ قَبْلَهُ

Artinya:
“Puasa Arafah (9 Dzulhijjah) dapat menghapuskan dosa setahun yang lalu dan setahun akan datang. Puasa Asyura (10 Muharram) akan menghapuskan dosa setahun yang lalu (HR Muslim).”

Penjelasan mayoritas ulama menyebut bahwa penghapusan dosa melalui puasa Arafah berkaitan dengan dosa-dosa kecil. Karena itu, banyak orang memanfaatkan momen ini sebagai sarana introspeksi dan memperbaiki diri.

Selain menahan lapar dan haus, puasa Arafah juga sering dimaknai sebagai latihan mengendalikan emosi, menjaga lisan, dan memperbanyak amal baik.

3. Hari Pembebasan dari Siksa Neraka

Hari Arafah juga disebut sebagai salah satu waktu ketika Allah SWT banyak membebaskan hamba-Nya dari api neraka.

Rasulullah SAW bersabda:

مَا مِنْ يَوْمٍ أَكْثَرَ مِنْ أَنْ يُعْتِقَ اللَّهُ فِيهِ عَبْدًا مِنَ النَّارِ مِنْ يَوْمِ عَرَفَةَ، وَإِنَّهُ لَيَدْنُو ثُمَّ يُبَاهِى بِهِمُ الْمَلاَئِكَةَ فَيَقُولُ: مَا أَرَادَ هَؤُلاَءِ؟

Artinya:
“Tidak ada hari di mana Allah membebaskan hamba dari neraka lebih banyak daripada Hari Arafah, dan sungguh Dia mendekat lalu membanggakan mereka di depan para Malaikat dan berkata, ‘Apa yang mereka inginkan?’ (HR Muslim).”

Keutamaan inilah yang membuat banyak Muslim berusaha mengisi Hari Arafah dengan puasa, doa, istigfar, dan berbagai amalan saleh lainnya.

Tips Menjalankan Puasa Dzulhijjah dengan Nyaman

Agar ibadah tetap optimal, Anda bisa mencoba beberapa langkah sederhana berikut:

  • Menjaga pola makan sehat saat sahur dan berbuka
  • Memperbanyak minum air putih agar tubuh tetap bugar
  • Mengurangi aktivitas berlebihan yang memicu kelelahan
  • Menambah ibadah seperti membaca Al-Qur’an dan sedekah
  • Menjaga kualitas tidur agar tubuh tetap fit selama puasa sunnah

Dengan memahami keutamaan puasa Dzulhijjah 2026, Anda dapat lebih siap menyambut hari-hari istimewa sebelum Idul Adha dengan semangat ibadah yang lebih baik.***

Leave a Comment