Cilacap – Komitmen LAZ Yayasan Rintisan Amal Bunda dalam memperkuat pemberdayaan perempuan dan pengembangan kompetensi tenaga kerja mendapatkan apresiasi dari Pemerintah Kabupaten Cilacap. LAZ Amal Bunda menerima penghargaan dari Dinas Ketenagakerjaan dan Perindustrian Kabupaten Cilacap sebagai “Mitra Strategis Pengembangan Kompetensi dan Kemandirian Tenaga Kerja”.
Penghargaan tersebut diserahkan pada Rabu, 3 Juni 2026 dalam momentum Peringatan Hari Lanjut Usia Nasional (HLUN) ke-30 yang digelar di Yayasan Amal Bunda dan dihadiri sekitar 100 lansia binaan Amal Bunda.
Penghargaan secara langsung diberikan oleh Sekretaris Dinas Ketenagakerjaan dan Perindustrian Kabupaten Cilacap, Hudaefah kepada Ketua LAZ Yayasan Rintisan Amal Bunda, Anita Ratna Faoziyah, ST., M.Sc.
Penghargaan ini diberikan atas kontribusi nyata LAZ Amal Bunda dalam menghadirkan program-program vokasi dan pemberdayaan masyarakat yang berdampak, khususnya bagi perempuan dan keluarga prasejahtera di Kabupaten Cilacap.
Sepanjang tahun 2026, LAZ Amal Bunda telah menyalurkan lebih dari Rp100 juta untuk mendukung berbagai program vokasi dan pelatihan keterampilan berbasis pemberdayaan perempuan. Program tersebut dilaksanakan melalui kolaborasi bersama berbagai mitra strategis dan menghadirkan pelatihan yang aplikatif serta sesuai kebutuhan masyarakat.
Beberapa program pelatihan yang telah berjalan di antaranya pelatihan menjahit, keterampilan usaha rumah tangga, hingga pelatihan ekonomi kreatif yang bertujuan meningkatkan kemampuan dan kemandirian ekonomi peserta.
Program vokasi tersebut tidak hanya berfokus pada peningkatan keterampilan, tetapi juga membuka peluang usaha dan meningkatkan pendapatan keluarga. Banyak peserta pelatihan yang mulai mampu menghasilkan produk mandiri serta memiliki tambahan penghasilan untuk mendukung ekonomi rumah tangga.
Ketua LAZ Yayasan Rintisan Amal Bunda, Anita Ratna Faoziyah, ST., M.Sc menyampaikan rasa syukur atas penghargaan yang diterima dan menegaskan bahwa pemberdayaan perempuan menjadi salah satu fokus utama lembaga dalam menciptakan dampak sosial berkelanjutan.
“Alhamdulillah, penghargaan ini menjadi penyemangat bagi kami untuk terus memperluas manfaat program pemberdayaan masyarakat. Kami percaya bahwa perempuan memiliki peran besar dalam menguatkan ekonomi keluarga. Karena itu, program vokasi dan pelatihan keterampilan menjadi salah satu ikhtiar kami untuk membuka peluang kemandirian ekonomi bagi masyarakat,” ujar Anita Ratna Faoziyah.
Ia juga menambahkan bahwa LAZ Amal Bunda akan terus memperkuat kolaborasi dengan berbagai pihak agar program-program pemberdayaan dapat menjangkau lebih banyak penerima manfaat.
“Kami ingin program vokasi ini tidak hanya menghasilkan keterampilan, tetapi juga melahirkan perempuan-perempuan tangguh, produktif, dan mampu menjadi penggerak ekonomi di lingkungannya masing-masing,” tambahnya.
Selain aktif dalam pemberdayaan perempuan, LAZ Amal Bunda juga menjalankan berbagai program sosial, kesehatan, dan kemanusiaan yang menjangkau ribuan penerima manfaat di Kabupaten Cilacap.
Melalui penghargaan ini, LAZ Yayasan Rintisan Amal Bunda semakin meneguhkan komitmennya sebagai lembaga sosial yang aktif menghadirkan program-program pemberdayaan, kemanusiaan, dan penguatan ekonomi masyarakat secara berkelanjutan.