Amal Bunda

Anita Ratna Faoziyah Perkuat Peran LAZ Yayasan Amal Bunda sebagai Mitra Strategis CSR melalui Program Khitan Ceria Bersama PLN Indonesia Power

Bagikan :

Cilacap 13 juli 2026 – Kolaborasi antara dunia usaha, fasilitas kesehatan, dan lembaga filantropi kembali menghadirkan dampak nyata bagi masyarakat.

Melalui Program Khitan Ceria bertema “Wujud Kepedulian untuk Generasi Sehat”, PT PLN Indonesia Power UBP Jawa Tengah 2 Adipala bersama LAZ Yayasan Amal Bunda dan Puskesmas Adipala memberikan layanan khitan gratis bagi anak-anak di wilayah Ring 1 perusahaan sebagai bagian dari implementasi Program Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL).

Kegiatan yang diselenggarakan di Puskesmas Adipala, Kabupaten Cilacap ini diikuti oleh anak-anak dari Desa Bunton, Desa Wlahar, Desa Penggalang, dan Desa Adipala. Selain memperoleh layanan khitan yang ditangani tenaga kesehatan profesional, para peserta juga menerima obat-obatan, perlengkapan pascakhitan, serta bingkisan sebagai bentuk kepedulian terhadap kesehatan dan kesejahteraan anak.

Program ini menjadi bukti bahwa pelaksanaan CSR tidak hanya diwujudkan dalam bentuk bantuan sosial, tetapi juga melalui kolaborasi yang mampu memperluas akses layanan kesehatan dasar serta memberikan dampak sosial yang berkelanjutan bagi masyarakat.

Pelaksana Senior CSR, Humas, dan Keamanan PT PLN Indonesia Power UBP Jawa Tengah 2 Adipala, Galih Eka Purnomo, mengatakan bahwa perusahaan terus berkomitmen menghadirkan manfaat bagi masyarakat di sekitar wilayah operasional.

“Melalui Khitan Ceria ini, kami berharap masyarakat, khususnya keluarga di wilayah Ring 1, memperoleh akses layanan kesehatan yang berkualitas. Program ini merupakan wujud kepedulian perusahaan terhadap tumbuh kembang anak sebagai generasi penerus. Kami berharap setiap anak dapat menjalani proses khitan dengan aman, nyaman, dan penuh semangat sehingga menjadi bagian dari upaya bersama dalam mewujudkan generasi yang sehat,” ujarnya.

Memperkuat Peran LAZ sebagai Mitra Strategis CSR
Dalam pelaksanaan program ini, LAZ Yayasan Amal Bunda berperan sebagai mitra strategis yang menjembatani sinergi antara perusahaan, fasilitas kesehatan, pemerintah desa, dan masyarakat. Peran tersebut meliputi proses identifikasi penerima manfaat, koordinasi lapangan, pendampingan masyarakat, hingga memastikan program berjalan tepat sasaran dan memberikan manfaat yang berkelanjutan.

Ketua LAZ Yayasan Amal Bunda, Anita Ratna Faoziyah, ST., M.Sc., menegaskan bahwa lembaga zakat memiliki peran penting sebagai penghubung berbagai sumber daya sosial agar mampu menghasilkan dampak yang lebih luas bagi masyarakat.

“Kami memandang bahwa lembaga filantropi tidak hanya bertugas menyalurkan bantuan, tetapi juga menjadi mitra strategis dalam merancang, mengelola, dan memastikan setiap program CSR memberikan dampak yang nyata. Ketika perusahaan, pemerintah, fasilitas kesehatan, dan masyarakat dipertemukan dalam satu ekosistem kolaborasi, maka manfaat yang dihasilkan akan jauh lebih besar dan berkelanjutan.”

Menurut Anita, kesehatan anak merupakan investasi pembangunan yang akan menentukan kualitas sumber daya manusia Indonesia di masa depan.

“Program Khitan Ceria adalah investasi sosial untuk membangun generasi yang sehat, percaya diri, dan memiliki kualitas hidup yang lebih baik. Anak-anak yang sehat akan tumbuh menjadi generasi produktif yang mampu berkontribusi bagi pembangunan daerah maupun bangsa. Karena itu, setiap kolaborasi di bidang kesehatan sesungguhnya adalah investasi untuk masa depan Indonesia.”

Ia menambahkan bahwa model kemitraan yang dibangun bersama PT PLN Indonesia Power UBP Jawa Tengah 2 Adipala menjadi contoh implementasi CSR yang tidak berhenti pada kegiatan seremonial, tetapi menghasilkan manfaat yang dapat dirasakan langsung oleh masyarakat.
“Kami mengapresiasi komitmen PT PLN Indonesia Power yang tidak hanya menghadirkan program bantuan, tetapi juga membangun kolaborasi yang berorientasi pada dampak (impact-driven CSR). Ke depan, kami berharap semakin banyak perusahaan menjadikan CSR sebagai instrumen pembangunan sosial yang terukur, berkelanjutan, dan selaras dengan kebutuhan masyarakat.”

Mendukung Pencapaian SDGs
Program Khitan Ceria turut berkontribusi terhadap pencapaian Sustainable Development Goals (SDGs), khususnya:

• SDG 3 – Kehidupan Sehat dan Sejahtera, melalui peningkatan akses layanan kesehatan bagi anak.
• SDG 10 – Berkurangnya Kesenjangan, dengan memberikan layanan kesehatan kepada masyarakat yang membutuhkan.
• SDG 17 – Kemitraan untuk Mencapai Tujuan, melalui sinergi antara perusahaan, lembaga filantropi, fasilitas kesehatan, dan masyarakat.

Salah seorang orang tua peserta, Ahmad Hidayatulloh, mengaku sangat terbantu dengan adanya program tersebut.
“Alhamdulillah kami sangat bersyukur. Program ini sangat membantu keluarga kami dan pelayanannya juga sangat baik. Terima kasih kepada PLN Indonesia Power, Puskesmas Adipala, dan LAZ Yayasan Amal Bunda yang telah menghadirkan kegiatan ini. Semoga semakin banyak anak yang bisa merasakan manfaatnya.”

Melalui semangat “Memberikan Energi untuk Kehidupan”, PT PLN Indonesia Power UBP Jawa Tengah 2 Adipala bersama LAZ Yayasan Amal Bunda menunjukkan bahwa kolaborasi lintas sektor merupakan kunci dalam menciptakan pembangunan sosial yang inklusif. Program Khitan Ceria menjadi contoh bagaimana sinergi antara perusahaan dan lembaga filantropi mampu menghadirkan layanan kesehatan yang mudah diakses, memperkuat kualitas hidup masyarakat, serta mendukung terwujudnya generasi Indonesia yang sehat, unggul, dan berdaya saing.

Leave a Comment