Amal Bunda

LAZ Yayasan Amal Bunda dan PT Ethos Kreatif Indonesia Perkuat Ketahanan Ekonomi 250 Perempuan Pelaku UMKM Lewat Kolaborasi CSR Berdampak

Bagikan :

PT Ethos Kreatif Indonesia Gandeng LAZ Yayasan Amal Bunda Perkuat Ketahanan Ekonomi 250 Perempuan Pelaku UMKM Lewat Kolaborasi CSR Berdampak

Cilacap, 16 Juli 2026– Komitmen dunia usaha dalam mendorong pembangunan yang inklusif kembali diwujudkan melalui kolaborasi Corporate Social Responsibility (CSR) PT Ethos Kreatif Indonesia bersama LAZ Yayasan Rintisan Amal Bunda. Bertempat di Ethos Digital Valley, sebanyak 250 perempuan pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) menerima dukungan berupa paket sembako dan bantuan tunai melalui program bertajuk “Etawalin Dukung Perempuan Kuat di Setiap Peran.”

Program ini merupakan wujud nyata sinergi antara sektor swasta dan lembaga filantropi dalam memperkuat ketahanan ekonomi keluarga melalui pemberdayaan perempuan. Tidak sekadar memberikan bantuan, kolaborasi ini dirancang untuk memperkuat kapasitas perempuan sebagai pelaku usaha, pengelola ekonomi rumah tangga, sekaligus penggerak pembangunan sosial di masyarakat.

Perempuan pelaku UMKM memiliki kontribusi strategis terhadap perekonomian nasional. Di balik setiap usaha yang mereka jalankan, terdapat keluarga yang bergantung pada keberlangsungan usaha tersebut. Karena itu, memperkuat perempuan berarti memperkuat ketahanan ekonomi keluarga dan menciptakan efek berganda (multiplier effect) bagi kesejahteraan masyarakat.

Program ini juga menjadi bagian dari upaya bersama dalam mendukung pencapaian Sustainable Development Goals (SDGs), khususnya SDG 1 (Tanpa Kemiskinan) melalui penguatan ekonomi keluarga, SDG 5 (Kesetaraan Gender) dengan meningkatkan kapasitas perempuan sebagai pelaku ekonomi, SDG 8 (Pekerjaan Layak dan Pertumbuhan Ekonomi)melalui dukungan terhadap keberlanjutan UMKM, serta SDG 17 (Kemitraan untuk Mencapai Tujuan) melalui kolaborasi antara dunia usaha dan lembaga filantropi.

Ketua LAZ Yayasan Rintisan Amal Bunda, Anita Ratna Faoziyah, S.T., M.Sc., menyampaikan bahwa pemberdayaan perempuan merupakan salah satu investasi sosial paling strategis dalam menciptakan pembangunan yang berkelanjutan.

“Perempuan adalah penggerak utama ketahanan keluarga. Ketika seorang perempuan memperoleh kesempatan untuk mengembangkan usahanya, dampaknya tidak berhenti pada peningkatan pendapatan, tetapi juga berpengaruh pada kualitas pendidikan anak, kesehatan keluarga, serta kesejahteraan masyarakat. Karena itu, setiap ikhtiar memberdayakan perempuan sejatinya adalah investasi bagi masa depan Indonesia.”

Menurut Anita, kolaborasi antara PT Ethos Kreatif Indonesia, Etawalin, dan LAZ Yayasan Amal Bunda menunjukkan bahwa program CSR dapat menjadi instrumen pembangunan sosial yang memberikan dampak jangka panjang apabila dirancang secara kolaboratif dan berorientasi pada pemberdayaan.

“Kami mengapresiasi komitmen PT Ethos Kreatif Indonesia yang menghadirkan CSR tidak hanya sebagai bentuk kepedulian perusahaan, tetapi sebagai investasi sosial yang mampu memperkuat kemandirian masyarakat. Inilah semangat filantropi kolaboratif yang kami dorong, yaitu membangun solusi bersama agar manfaatnya semakin luas dan berkelanjutan.”

Lebih lanjut, Anita menegaskan bahwa LAZ Yayasan Amal Bunda akan terus memperluas kemitraan dengan dunia usaha, pemerintah, akademisi, dan komunitas untuk menghadirkan program-program pemberdayaan yang terukur dan berdampak.

“Di LAZ Yayasan Amal Bunda, kami meyakini bahwa filantropi terbaik bukan hanya menyalurkan bantuan, tetapi menghadirkan perubahan. Kami ingin setiap kolaborasi mampu mengubah penerima manfaat menjadi pribadi yang semakin mandiri, produktif, dan berdaya. Ketika perempuan tumbuh, keluarga menjadi lebih kuat; ketika keluarga kuat, masyarakat menjadi lebih tangguh; dan ketika kolaborasi terus diperluas, Indonesia akan semakin dekat dengan tujuan pembangunan berkelanjutan.”

Melalui program “Etawalin Dukung Perempuan Kuat di Setiap Peran”, PT Ethos Kreatif Indonesia bersama LAZ Yayasan Amal Bunda berharap semakin banyak perempuan pelaku UMKM memperoleh kesempatan untuk berkembang, meningkatkan daya saing usaha, dan memperkuat ketahanan ekonomi keluarga.

Kolaborasi ini menjadi contoh bahwa sinergi antara dunia usaha dan lembaga filantropi mampu menghadirkan manfaat nyata yang tidak hanya dirasakan oleh penerima program, tetapi juga berkontribusi terhadap pembangunan ekonomi yang lebih inklusif, berkeadilan, dan berkelanjutan bagi Indonesia.

Cilacap, 16 Juli 2026– Komitmen dunia usaha dalam mendorong pembangunan yang inklusif kembali diwujudkan melalui kolaborasi Corporate Social Responsibility (CSR) PT Ethos Kreatif Indonesia bersama LAZ Yayasan Rintisan Amal Bunda. Bertempat di Ethos Digital Valley, sebanyak 250 perempuan pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) menerima dukungan berupa paket sembako dan bantuan tunai melalui program bertajuk “Etawalin Dukung Perempuan Kuat di Setiap Peran.”

Program ini merupakan wujud nyata sinergi antara sektor swasta dan lembaga filantropi dalam memperkuat ketahanan ekonomi keluarga melalui pemberdayaan perempuan. Tidak sekadar memberikan bantuan, kolaborasi ini dirancang untuk memperkuat kapasitas perempuan sebagai pelaku usaha, pengelola ekonomi rumah tangga, sekaligus penggerak pembangunan sosial di masyarakat.

Perempuan pelaku UMKM memiliki kontribusi strategis terhadap perekonomian nasional. Di balik setiap usaha yang mereka jalankan, terdapat keluarga yang bergantung pada keberlangsungan usaha tersebut. Karena itu, memperkuat perempuan berarti memperkuat ketahanan ekonomi keluarga dan menciptakan efek berganda (multiplier effect) bagi kesejahteraan masyarakat.

Program ini juga menjadi bagian dari upaya bersama dalam mendukung pencapaian Sustainable Development Goals (SDGs), khususnya SDG 1 (Tanpa Kemiskinan) melalui penguatan ekonomi keluarga, SDG 5 (Kesetaraan Gender) dengan meningkatkan kapasitas perempuan sebagai pelaku ekonomi, SDG 8 (Pekerjaan Layak dan Pertumbuhan Ekonomi)melalui dukungan terhadap keberlanjutan UMKM, serta SDG 17 (Kemitraan untuk Mencapai Tujuan) melalui kolaborasi antara dunia usaha dan lembaga filantropi.

Ketua LAZ Yayasan Rintisan Amal Bunda, Anita Ratna Faoziyah, S.T., M.Sc., menyampaikan bahwa pemberdayaan perempuan merupakan salah satu investasi sosial paling strategis dalam menciptakan pembangunan yang berkelanjutan.

“Perempuan adalah penggerak utama ketahanan keluarga. Ketika seorang perempuan memperoleh kesempatan untuk mengembangkan usahanya, dampaknya tidak berhenti pada peningkatan pendapatan, tetapi juga berpengaruh pada kualitas pendidikan anak, kesehatan keluarga, serta kesejahteraan masyarakat. Karena itu, setiap ikhtiar memberdayakan perempuan sejatinya adalah investasi bagi masa depan Indonesia.”

Menurut Anita, kolaborasi antara PT Ethos Kreatif Indonesia, Etawalin, dan LAZ Yayasan Amal Bunda menunjukkan bahwa program CSR dapat menjadi instrumen pembangunan sosial yang memberikan dampak jangka panjang apabila dirancang secara kolaboratif dan berorientasi pada pemberdayaan.

“Kami mengapresiasi komitmen PT Ethos Kreatif Indonesia yang menghadirkan CSR tidak hanya sebagai bentuk kepedulian perusahaan, tetapi sebagai investasi sosial yang mampu memperkuat kemandirian masyarakat. Inilah semangat filantropi kolaboratif yang kami dorong, yaitu membangun solusi bersama agar manfaatnya semakin luas dan berkelanjutan.”

Lebih lanjut, Anita menegaskan bahwa LAZ Yayasan Amal Bunda akan terus memperluas kemitraan dengan dunia usaha, pemerintah, akademisi, dan komunitas untuk menghadirkan program-program pemberdayaan yang terukur dan berdampak.

“Di LAZ Yayasan Amal Bunda, kami meyakini bahwa filantropi terbaik bukan hanya menyalurkan bantuan, tetapi menghadirkan perubahan. Kami ingin setiap kolaborasi mampu mengubah penerima manfaat menjadi pribadi yang semakin mandiri, produktif, dan berdaya. Ketika perempuan tumbuh, keluarga menjadi lebih kuat; ketika keluarga kuat, masyarakat menjadi lebih tangguh; dan ketika kolaborasi terus diperluas, Indonesia akan semakin dekat dengan tujuan pembangunan berkelanjutan.”

Melalui program “Etawalin Dukung Perempuan Kuat di Setiap Peran”, PT Ethos Kreatif Indonesia bersama LAZ Yayasan Amal Bunda berharap semakin banyak perempuan pelaku UMKM memperoleh kesempatan untuk berkembang, meningkatkan daya saing usaha, dan memperkuat ketahanan ekonomi keluarga.

Kolaborasi ini menjadi contoh bahwa sinergi antara dunia usaha dan lembaga filantropi mampu menghadirkan manfaat nyata yang tidak hanya dirasakan oleh penerima program, tetapi juga berkontribusi terhadap pembangunan ekonomi yang lebih inklusif, berkeadilan, dan berkelanjutan bagi Indonesia.

Leave a Comment