Amal Bunda

Maia Estianty Hadiri Kolaborasi CSR PT Ethos Kreatif Indonesia dan Yayasan Amal Bunda Dukung Pencapaian SDGs melalui Pemberdayaan 250 Perempuan UMKM

Bagikan :

Purwokerto, 16 Juli 2026 – Upaya mempercepat pencapaian Sustainable Development Goals (SDGs) membutuhkan kolaborasi nyata antara dunia usaha, pemerintah, lembaga filantropi, dan masyarakat. Semangat tersebut diwujudkan melalui program Corporate Social Responsibility (CSR) PT Ethos Kreatif Indonesia bersama Yayasan Rintisan Amal Bunda bertajuk “Etawalin Dukung UMKM Perempuan Kuat di Setiap Peran”, yang diselenggarakan di Ethos Digital Valley, Purwokerto, Kamis (16/7).

Program ini menghadirkan Brand Ambassador Etawalin, Maia Estianty, jajaran manajemen PT Ethos Kreatif Indonesia, unsur Pemerintah Kabupaten Banyumas, serta Yayasan Amal Bunda sebagai mitra pelaksana. Sebanyak 250 perempuan pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) menerima paket sembako dan bantuan tunai sebagai bentuk dukungan untuk memperkuat ketahanan ekonomi keluarga dan keberlangsungan usaha mereka.

Namun, nilai utama program ini tidak berhenti pada penyaluran bantuan. Para peserta juga mengikuti sharing session bersama Maia Estianty dan praktisi UMKM, serta workshop strategi pemasaran digital melalui TikTok yang dipandu Tim TikTok Ethos. Melalui rangkaian tersebut, peserta memperoleh penguatan kapasitas usaha, literasi digital, serta motivasi untuk meningkatkan daya saing produk di tengah perkembangan ekonomi digital.

Kehadiran Maia Estianty menjadi bagian dari kampanye “Perempuan Kuat di Setiap Peran”, yang mengajak perempuan Indonesia untuk terus bertumbuh, menjaga kesehatan, berani berinovasi, dan percaya pada kemampuan dirinya dalam membangun keluarga maupun usaha.

Program ini mencerminkan transformasi pelaksanaan CSR yang tidak lagi berfokus pada bantuan karitatif, melainkan mengedepankan pemberdayaan, peningkatan kapasitas, dan kolaborasi berkelanjutan sebagai fondasi pembangunan masyarakat yang lebih mandiri.

Kontribusi Nyata terhadap SDGs

Kolaborasi PT Ethos Kreatif Indonesia dan LAZ Yayasan Amal Bunda memberikan kontribusi terhadap beberapa target Sustainable Development Goals (SDGs), di antaranya:

  • SDG 1 – Tanpa Kemiskinan, melalui penguatan ekonomi keluarga berbasis UMKM.
  • SDG 5 – Kesetaraan Gender, dengan memperluas akses perempuan terhadap pemberdayaan ekonomi, edukasi, dan pengembangan kapasitas.
  • SDG 8 – Pekerjaan Layak dan Pertumbuhan Ekonomi, melalui peningkatan produktivitas dan daya saing pelaku UMKM.
  • SDG 10 – Berkurangnya Kesenjangan, dengan memperluas akses kelompok rentan terhadap peluang ekonomi.
  • SDG 17 – Kemitraan untuk Mencapai Tujuan, melalui sinergi antara sektor swasta, lembaga filantropi, pemerintah, dan tokoh publik dalam menciptakan dampak sosial yang berkelanjutan.

Ketua Yayasan Rintisan Amal Bunda, Anita Ratna Faoziyah, S.T., M.Sc., menegaskan bahwa perempuan merupakan aktor penting dalam membangun ketahanan ekonomi keluarga sekaligus penggerak pembangunan masyarakat.

“Pemberdayaan perempuan bukan sekadar meningkatkan pendapatan, tetapi membangun fondasi keluarga yang lebih tangguh. Ketika perempuan memiliki akses terhadap pengetahuan, jejaring, dan dukungan ekonomi, maka manfaatnya akan mengalir kepada anak-anak, keluarga, hingga masyarakat. Karena itu, investasi terbaik adalah investasi yang mampu melahirkan perempuan-perempuan yang mandiri dan berdaya.”

Menurut Anita, program ini menjadi contoh bagaimana CSR dapat berkembang menjadi investasi sosial yang menghasilkan dampak jangka panjang.

“Kami mengapresiasi komitmen PT Ethos Kreatif Indonesia melalui Etawalin yang menghadirkan CSR berbasis pemberdayaan. Bantuan yang diberikan hari ini dipadukan dengan edukasi, penguatan kapasitas, dan literasi digital sehingga menciptakan dampak yang lebih berkelanjutan. Model kolaborasi seperti inilah yang dibutuhkan untuk mempercepat pencapaian SDGs di Indonesia.”

Ia menambahkan bahwa Yayasan Amal Bunda terus mengembangkan pendekatan Filantropi Berbasis Siklus Kehidupan (Life-Cycle Philanthropy), yaitu model pemberdayaan yang mendampingi masyarakat pada berbagai fase kehidupan melalui program ketahanan pangan, kesehatan, pendidikan, dan pemberdayaan ekonomi.

“Kami percaya filantropi tidak berhenti pada penyaluran bantuan. Filantropi harus mampu melahirkan perubahan. Ketika dunia usaha, pemerintah, tokoh publik, dan lembaga filantropi berjalan bersama, maka kita tidak hanya membantu masyarakat menghadapi tantangan hari ini, tetapi juga membangun fondasi Indonesia yang lebih sehat, produktif, inklusif, dan sejahtera.”

Melalui program “Etawalin Dukung UMKM Perempuan Kuat di Setiap Peran”, PT Ethos Kreatif Indonesia bersama Yayasan Amal Bunda berharap semakin banyak perempuan pelaku UMKM memperoleh kesempatan untuk meningkatkan kapasitas usaha, memperluas akses pasar, serta memperkuat ketahanan ekonomi keluarga.

Kolaborasi ini menjadi bukti bahwa sinergi antara dunia usaha, pemerintah, tokoh publik, dan lembaga filantropi mampu menghadirkan CSR yang tidak hanya memberi manfaat jangka pendek, tetapi juga menciptakan dampak sosial yang terukur dan berkelanjutan, sekaligus mempercepat pencapaian Tujuan Pembangunan Berkelanjutan (SDGs)di Indonesia.

Leave a Comment