CILACAP, 1 Oktober 2026 — Sebanyak 30 pelaku UMKM mengikuti pelatihan Strategi Optimalisasi Marketplace yang diselenggarakan oleh Yayasan Amal Bunda bersama Rumah BUMN Cilacap di PLUT KUMKM Cilacap, Kamis (1/10/2026).
Kegiatan pelatihan UMKM Cilacap ini secara khusus memberikan pembekalan kepada para pelaku usaha untuk memanfaatkan marketplace sebagai sarana mengembangkan bisnis. Peserta yang hadir didominasi oleh perempuan pelaku UMKM yang ingin meningkatkan kemampuan pemasaran dan memperluas jangkauan usaha melalui platform digital.
Dorong UMKM Manfaatkan Peluang di Marketplace
Pelatihan dibuka dengan sambutan dari perwakilan Amal Bunda dan Rumah BUMN Cilacap. Dalam kesempatan tersebut, peserta diajak melihat perkembangan digital sebagai peluang bagi UMKM untuk memperluas pasar dan memperkenalkan produk kepada konsumen yang lebih luas.
Materi pelatihan disampaikan oleh Gilang Perdana Wisnu, seorang Digital Marketer. Peserta mendapatkan pengenalan mengenai berbagai fitur yang tersedia di Shopee, sekaligus memahami bagaimana fitur tersebut dapat dimanfaatkan untuk mendukung aktivitas pemasaran dan penjualan.
Tidak hanya berisi materi, pelatihan juga mengedepankan praktik langsung. Para peserta diajak untuk membuat toko di Shopee, mulai dari memahami platform hingga mencoba membangun kehadiran usaha mereka di marketplace.
Dengan pendekatan tersebut, peserta diharapkan tidak hanya mengetahui konsep pemasaran digital, tetapi juga memiliki pengalaman langsung yang dapat diterapkan setelah mengikuti pelatihan.
Amal Bunda Dorong Perempuan Pelaku UMKM Semakin Berdaya
Ketua Yayasan Amal Bunda, Bunda Anita, mengatakan bahwa dukungan terhadap pelaku UMKM merupakan bagian dari upaya Amal Bunda dalam mendorong masyarakat agar memiliki kesempatan untuk mengembangkan potensi ekonomi yang dimiliki.
“Amal Bunda ingin terus mendukung para pelaku UMKM agar usahanya bisa berkembang dan naik kelas. Terlebih bagi para perempuan, kami ingin mereka memiliki kesempatan untuk semakin berdaya, mandiri, dan mampu mengembangkan potensi yang mereka miliki melalui usaha yang dijalankan,” ujar Bunda Anita.
Menurutnya, perkembangan teknologi memberikan peluang baru bagi pelaku usaha untuk memperluas pasar. Karena itu, pemahaman mengenai marketplace menjadi salah satu keterampilan yang penting bagi UMKM agar dapat mengikuti perubahan perilaku konsumen.
“Kami berharap pelatihan seperti ini tidak berhenti pada kegiatan hari ini saja, tetapi ilmu yang didapat bisa langsung diterapkan dalam usaha masing-masing. Ketika perempuan semakin memiliki kemampuan dan akses untuk mengembangkan usahanya, harapannya juga dapat memberikan dampak positif bagi keluarga dan lingkungan di sekitarnya,” lanjutnya.
Kolaborasi Amal Bunda dan Rumah BUMN Cilacap
Pelatihan Strategi Optimalisasi Marketplace ini merupakan hasil kolaborasi antara Yayasan Amal Bunda dan Rumah BUMN Cilacap sebagai bentuk dukungan terhadap peningkatan kapasitas pelaku UMKM.
Kolaborasi tersebut memberikan ruang bagi pelaku usaha untuk memperoleh pengetahuan sekaligus pengalaman praktik dalam memanfaatkan teknologi digital. Salah satunya melalui pengenalan dan pembuatan toko di marketplace Shopee.
Bagi para pelaku UMKM, kemampuan memanfaatkan platform digital dapat menjadi salah satu modal untuk membuka akses pasar yang lebih luas. Namun, proses tersebut juga membutuhkan pengetahuan dan pendampingan agar teknologi yang tersedia dapat dimanfaatkan secara optimal.
Melalui kegiatan ini, Amal Bunda berharap semakin banyak pelaku UMKM, khususnya perempuan, yang memiliki akses terhadap pengetahuan dan keterampilan untuk mengembangkan usaha.
Pemberdayaan ekonomi melalui UMKM diharapkan tidak hanya membantu usaha untuk bertahan, tetapi juga membuka peluang bagi pelaku usaha untuk tumbuh, mandiri, dan semakin berdaya.
Sebanyak 30 peserta yang mengikuti pelatihan ini pun diharapkan dapat membawa pulang pengetahuan dan pengalaman baru untuk mulai mengoptimalkan usaha mereka di marketplace serta terus mengembangkan bisnis di tengah perubahan ekosistem digital.