Amal Bunda

335 Paket Sayur hingga Water Tank, Respons Ethos dan Amal Bunda Menyasar Kebutuhan Warga Nagekeo

Bagikan :

335 Paket Sayur hingga Water Tank, Respons Ethos dan Amal Bunda Menyasar Kebutuhan Warga Nagekeo

NAGEKEO, NTT — Respons kemanusiaan Ethos Kreatif Indonesia bersama Amal Bunda di Kabupaten Nagekeo tidak hanya menyasar kebutuhan kelompok perempuan dan anak. Memasuki 6–7 September 2026, bantuan juga diarahkan pada kebutuhan pangan dan akses air bagi masyarakat Desa Maropokot.

Salah satu bantuan yang disalurkan adalah 335 paket sayur kepada masyarakat.

Bantuan Pangan untuk Masyarakat

Bantuan pangan menjadi salah satu kebutuhan yang terus diperhatikan dalam rangkaian respons kemanusiaan tersebut. Selain paket sayur, tim juga memberikan makanan MPASI kepada 8 balita serta dukungan nutrisi kepada 8 ibu hamil.

Ketua Yayasan Amal Bunda, Bunda Anita Ratna Faoziyah, menilai pemenuhan kebutuhan dasar menjadi bagian penting dalam proses pemulihan masyarakat.

“Ketika masyarakat sedang berusaha kembali beraktivitas, kebutuhan dasar seperti pangan dan air harus menjadi perhatian. Karena itu, bantuan kami arahkan tidak hanya kepada kelompok 3B, tetapi juga kepada kebutuhan masyarakat secara lebih luas.”

Akses Air Menjadi Perhatian

Selain pangan, akses terhadap air juga menjadi salah satu kebutuhan yang mendapat perhatian dalam respons di Desa Maropokot.

Dalam rangkaian aksi pada 6–7 September, Ethos Kreatif Indonesia dan Amal Bunda menyediakan water tank atau tandon air di dua titik di salah satu dusun Desa Maropokot.

Sebanyak 52 warga Maropokot tercatat sebagai penerima manfaat bantuan water tank tersebut.

Penyediaan tandon air diharapkan dapat membantu masyarakat memperoleh akses air yang lebih mudah untuk memenuhi kebutuhan dasar sehari-hari.

Membantu Warga Kembali Beraktivitas

Respons di lapangan tidak hanya dilakukan melalui distribusi bantuan. Tim juga memberikan dukungan pendukung agar masyarakat dapat kembali beraktivitas, sekaligus melakukan asesmen terhadap kebutuhan yang masih dihadapi masyarakat.

Menurut Bunda Anita, keberlanjutan respons menjadi hal yang penting dalam proses pemulihan.

“Kami ingin bantuan yang diberikan tidak hanya menyelesaikan kebutuhan hari ini, tetapi menjadi dukungan bagi masyarakat untuk perlahan kembali beraktivitas dan memenuhi kebutuhannya secara mandiri.”

Pangan dan air merupakan kebutuhan dasar yang penting bagi masyarakat, terutama dalam situasi pascabencana. Dengan memastikan keduanya tetap tersedia, masyarakat memiliki dukungan untuk melanjutkan aktivitas sehari-hari sekaligus menjalani proses pemulihan secara bertahap.

NAGEKEO, NTT — Respons kemanusiaan Ethos Kreatif Indonesia bersama Amal Bunda di Kabupaten Nagekeo tidak hanya menyasar kebutuhan kelompok perempuan dan anak. Memasuki 6–7 September 2026, bantuan juga diarahkan pada kebutuhan pangan dan akses air bagi masyarakat Desa Maropokot.

Salah satu bantuan yang disalurkan adalah 335 paket sayur kepada masyarakat.

Bantuan Pangan untuk Masyarakat

Bantuan pangan menjadi salah satu kebutuhan yang terus diperhatikan dalam rangkaian respons kemanusiaan tersebut. Selain paket sayur, tim juga memberikan makanan MPASI kepada 8 balita serta dukungan nutrisi kepada 8 ibu hamil.

Ketua Yayasan Amal Bunda, Bunda Anita Ratna Faoziyah, menilai pemenuhan kebutuhan dasar menjadi bagian penting dalam proses pemulihan masyarakat.

“Ketika masyarakat sedang berusaha kembali beraktivitas, kebutuhan dasar seperti pangan dan air harus menjadi perhatian. Karena itu, bantuan kami arahkan tidak hanya kepada kelompok 3B, tetapi juga kepada kebutuhan masyarakat secara lebih luas.”

Akses Air Menjadi Perhatian

Selain pangan, akses terhadap air juga menjadi salah satu kebutuhan yang mendapat perhatian dalam respons di Desa Maropokot.

Dalam rangkaian aksi pada 6–7 September, Ethos Kreatif Indonesia dan Amal Bunda menyediakan water tank atau tandon air di dua titik di salah satu dusun Desa Maropokot.

Sebanyak 52 warga Maropokot tercatat sebagai penerima manfaat bantuan water tank tersebut.

Penyediaan tandon air diharapkan dapat membantu masyarakat memperoleh akses air yang lebih mudah untuk memenuhi kebutuhan dasar sehari-hari.

Membantu Warga Kembali Beraktivitas

Respons di lapangan tidak hanya dilakukan melalui distribusi bantuan. Tim juga memberikan dukungan pendukung agar masyarakat dapat kembali beraktivitas, sekaligus melakukan asesmen terhadap kebutuhan yang masih dihadapi masyarakat.

Menurut Bunda Anita, keberlanjutan respons menjadi hal yang penting dalam proses pemulihan.

“Kami ingin bantuan yang diberikan tidak hanya menyelesaikan kebutuhan hari ini, tetapi menjadi dukungan bagi masyarakat untuk perlahan kembali beraktivitas dan memenuhi kebutuhannya secara mandiri.”

Pangan dan air merupakan kebutuhan dasar yang penting bagi masyarakat, terutama dalam situasi pascabencana. Dengan memastikan keduanya tetap tersedia, masyarakat memiliki dukungan untuk melanjutkan aktivitas sehari-hari sekaligus menjalani proses pemulihan secara bertahap.

Leave a Comment