TIMOR TENGAH SELATAN, NTT — Setelah hampir satu dekade berdiri dengan berbagai keterbatasan, SMPTK Imanuel Tuapakas, Kecamatan Kualin, Kabupaten Timor Tengah Selatan (TTS), Nusa Tenggara Timur, akhirnya memiliki gedung sekolah baru.
Bagi keluarga besar SMPTK Imanuel Tuapakas, hadirnya gedung baru ini bukan sekadar tentang bangunan. Ada rasa syukur dan haru setelah sekolah yang berdiri sejak 2017 tersebut akhirnya mendapatkan perhatian dan dukungan untuk menghadirkan ruang belajar yang lebih layak.
Saat ini, sebanyak 97 anak menempuh pendidikan di SMPTK Imanuel Tuapakas. Bagi puluhan siswa tersebut, hadirnya fasilitas baru diharapkan dapat memberikan ruang belajar yang lebih nyaman sekaligus mendukung proses pendidikan mereka.
Bantuan pembangunan gedung tersebut diberikan oleh Amal Bunda dan diresmikan langsung oleh Ketua Amal Bunda, Bunda Anita Ratna Faoziyah, S.T., M.Sc., pada Rabu, 23 September 2026.
Dalam peresmian tersebut, Bunda Anita hadir bersama Pembina Amal Bunda, Bapak Mukit Hendrayatno, S.T., serta Kapolda NTT Irjen Pol. Dr. Rudi Darmoko, S.I.K., M.Si.
Bagi Kepala SMPTK Imanuel Tuapakas, bantuan ini menjadi sebuah momentum yang sangat berarti. Sejak sekolah mulai berdiri pada 2017, baru kali ini mereka mendapatkan bantuan pembangunan gedung sekolah.
“Kami sangat bersyukur dan berterima kasih karena sejak sekolah ini berdiri pada tahun 2017, baru kali ini kami mendapatkan bantuan untuk pembangunan gedung sekolah. Ini merupakan sesuatu yang sangat berarti bagi kami dan seluruh keluarga besar sekolah,” ungkap Kepala SMPTK Imanuel Tuapakas.
Ia menyampaikan apresiasi kepada Amal Bunda dan seluruh pihak yang telah memberikan perhatian terhadap kondisi sekolah. Menurutnya, kehadiran gedung baru memberikan harapan baru bagi guru maupun 97 siswa yang kini menempuh pendidikan di sekolah tersebut.
“Kehadiran gedung ini tentu menjadi semangat baru bagi kami. Kami berharap fasilitas ini dapat dimanfaatkan sebaik-baiknya untuk mendukung pendidikan anak-anak di Tuapakas,” lanjutnya.
Bukan Sekadar Bangunan, tetapi Harapan Baru
Bagi Amal Bunda, pembangunan gedung SMPTK Imanuel Tuapakas bukan hanya tentang menghadirkan sebuah bangunan baru.
Ketua Amal Bunda, Bunda Anita Ratna Faoziyah, S.T., M.Sc., mengatakan bahwa pendidikan merupakan salah satu bagian penting dalam membangun masa depan anak-anak, terutama di wilayah yang masih memiliki keterbatasan fasilitas pendidikan.
“Kami percaya bahwa setiap anak berhak mendapatkan ruang yang layak untuk belajar dan bertumbuh. Karena itu, ketika melihat kebutuhan di SMPTK Imanuel Tuapakas, kami merasa perlu hadir dan mengambil bagian,” ujar Bunda Anita.
Menurut Bunda Anita, gedung sekolah hanyalah salah satu bagian dari proses yang lebih panjang. Yang jauh lebih penting adalah bagaimana fasilitas tersebut nantinya dapat menjadi ruang bagi 97 siswa untuk belajar, berkembang, dan mempersiapkan masa depan mereka.
“Semoga gedung ini bukan hanya menjadi tempat belajar, tetapi menjadi tempat lahirnya harapan, cita-cita, dan generasi yang kelak memberikan manfaat bagi masyarakat di sekitarnya,” tambahnya.
Dukungan untuk Guru SMPTK Imanuel Tuapakas
Dalam kesempatan yang sama, perhatian juga diberikan kepada para guru yang selama ini menjadi bagian penting dalam perjalanan pendidikan di SMPTK Imanuel Tuapakas.
Bunda Anita bersama Bapak Mukit Hendrayatno dan Kapolda NTT turut memberikan bantuan kepada seluruh guru yang ada di SMPTK Imanuel Tuapakas.
Bantuan tersebut menjadi bentuk apresiasi sekaligus dukungan bagi para guru yang terus menjalankan perannya dalam mendampingi dan mendidik para siswa di tengah berbagai keterbatasan.
Bagi Amal Bunda, menghadirkan perubahan dalam dunia pendidikan tidak cukup hanya dengan membangun fasilitas. Mereka yang berada di dalamnya—termasuk para guru—juga perlu mendapatkan perhatian dan dukungan.
Dari Tuapakas, Harapan Itu Dimulai
Sejak berdiri pada 2017, SMPTK Imanuel Tuapakas terus menjalankan proses pendidikan bagi anak-anak di wilayah Tuapakas dan sekitarnya.
Kini, hadirnya gedung baru membuka babak baru bagi sekolah tersebut.
Sebanyak 97 siswa kini memiliki ruang belajar baru yang diharapkan dapat menjadi tempat untuk belajar, berdiskusi, bermimpi, dan menyiapkan masa depan.
Bagi keluarga besar SMPTK Imanuel Tuapakas, bantuan dari Amal Bunda bukan hanya meninggalkan bangunan baru.
Ia meninggalkan sebuah pesan bahwa pendidikan di daerah mana pun layak mendapatkan perhatian, dan setiap anak berhak memiliki kesempatan untuk belajar dalam lingkungan yang lebih baik.
