Puasa di bulan Ramadhan adalah ibadah yang wajib bagi umat Muslim. Namun, bagi Anda yang sudah lanjut usia, menjalankan puasa bisa menjadi tantangan tersendiri.
Kesehatan harus tetap dijaga agar tetap kuat berpuasa, atau jika tidak memungkinkan, ada keringanan berupa fidyah.
Bagaimana cara lansia menjalankan puasa dengan aman? Dan berapa biaya fidyah jika tidak bisa berpuasa? Simak penjelasannya di bawah ini.
Cara Lansia Berpuasa dengan Sehat
Agar tetap kuat menjalankan puasa, lansia perlu memperhatikan beberapa hal penting:
1. Periksa Kesehatan Terlebih Dahulu
Sebelum memutuskan berpuasa, sebaiknya Anda berkonsultasi dengan dokter. Jika memiliki penyakit kronis seperti diabetes atau tekanan darah tinggi, tanyakan apakah puasa aman bagi kondisi tubuh Anda.
2. Jangan Lewatkan Sahur
Sahur sangat penting untuk menjaga energi sepanjang hari. Pilih makanan yang sehat dan mengenyangkan seperti nasi, sayur, telur, atau buah-buahan. Hindari makanan yang terlalu manis atau asin agar tidak cepat haus.
3. Hindari Gorengan dan Minuman Dingin
Makanan berminyak seperti gorengan bisa menyebabkan gangguan pencernaan, sementara minuman dingin dapat membuat perut tidak nyaman. Sebaiknya konsumsi makanan yang direbus atau dikukus.
4. Tidur yang Cukup
Kurang tidur bisa membuat tubuh lemas saat puasa. Usahakan tidur cukup di malam hari, dan jika perlu, istirahat di siang hari selama 20-30 menit agar tubuh tetap segar.
5. Penuhi Kebutuhan Cairan
Lansia lebih rentan mengalami dehidrasi, jadi pastikan Anda minum cukup air saat sahur dan berbuka. Minumlah air putih secara bertahap, bukan sekaligus dalam jumlah banyak.
6. Konsumsi Makanan Bergizi Seimbang
Pastikan tubuh mendapatkan nutrisi yang cukup dengan mengonsumsi makanan kaya serat, protein, dan vitamin. Sayur, buah, serta lauk yang sehat akan membantu tubuh tetap bugar selama berpuasa.
7. Lakukan Aktivitas Fisik Ringan
Olahraga ringan seperti berjalan kaki atau peregangan dapat membantu tubuh tetap fit. Lakukan setelah berbuka atau sebelum sahur agar tidak mudah lelah.
Bagaimana Jika Lansia Tidak Mampu Berpuasa?
Jika puasa terasa terlalu berat dan bisa membahayakan kesehatan, Islam memberikan keringanan bagi lansia untuk tidak berpuasa. Sebagai gantinya, mereka bisa membayar fidyah.
Berapa Bayar Fidyah untuk Lansia?
Menurut madzhab Syafi’i, fidyah yang harus dibayarkan adalah sebesar 1 mud (sekitar 675 gram atau 6,75 ons) makanan pokok.
Di Indonesia, biasanya berupa beras. Jika dikonversikan ke uang, nilai fidyah sekitar Rp50.000 per hari puasa yang ditinggalkan.
Sebagai contoh, jika Anda tidak berpuasa selama 30 hari, maka fidyah yang harus dibayar adalah:
30 x Rp50.000 = Rp1.500.000
Bagaimana Cara Membayar Fidyah?
Fidyah dapat diberikan kepada fakir miskin dalam bentuk makanan siap santap atau bahan makanan pokok seperti beras. Anda juga bisa menyalurkannya melalui lembaga amil zakat terpercaya agar tepat sasaran.
Jika ingin berbagi rezeki dengan mudah, Anda bisa berdonasi melalui Yayasan Rintisan Amal Bunda.
Donasi dapat dikirimkan ke rekening BSI 7166633375 a.n LKS Yayasan Rintisan Amal Bunda, atau bisa menghubungi 0813-8894-2720 untuk informasi lebih lanjut.
Kesimpulan
Puasa bagi lansia memang memerlukan perhatian khusus. Jika masih memungkinkan, jalankan puasa dengan menjaga pola makan dan kesehatan.
Namun, jika sudah tidak kuat, Islam memberikan keringanan berupa fidyah sebagai pengganti puasa yang ditinggalkan.***