Amal Bunda

Doa Utama saat Ada Petir atau Guntur, Bagaimana Adabnya?

Bagikan :
Doa saat Ada Petir/Pinterest@Tonya Clayton

Suara petir dan guntur sering membuat banyak orang merasa cemas. Kilatan cahaya yang muncul tiba-tiba dan suara keras yang mengikuti dapat menimbulkan rasa tidak nyaman.

Dalam ajaran Islam, keadaan seperti ini menjadi kesempatan untuk mengingat kekuasaan Allah dan memohon perlindungan-Nya.

Doa dan adab yang diajarkan ulama dapat membantu seseorang menghadapi fenomena alam ini dengan tenang, penuh keyakinan, dan kesadaran bahwa Allah mengatur segalanya.

Doa Utama saat Ada Petir atau Guntur

Doa yang paling dikenal saat mendengar petir berasal dari riwayat tentang Abdullah bin Az Zubair.

Ketika petir terdengar, beliau berhenti berbicara lalu membaca zikir,

Subhanalladzi yusabbihu ar ra’du bihamdihi wal malaikatu min khifatih.”

Artinya, “Maha Suci Allah yang petir bertasbih kepada-Nya dengan memuji-Nya, begitu juga para malaikat karena takut kepada-Nya.”

Zikir ini mengingatkan kita bahwa suara petir bukan sekadar fenomena alam, tetapi bagian dari tanda kebesaran Allah. Dengan membaca zikir ini, seorang Muslim menyatakan ketundukan dan rasa hormat kepada Sang Pencipta.

Doa Tambahan untuk Memohon Perlindungan

Selain tasbih tersebut, terdapat doa lain yang dianjurkan saat suasana mencekam akibat petir dan badai.

Allahumma la taqtulna bighadhabika wala tuhlikna bi adzabika wa afina qobla dzalika.”

Doa ini berisi permohonan agar Allah tidak mengazab kita dengan murka-Nya dan memberi ampunan sebelum datangnya musibah.

Zkir pendek seperti “Subhanallah” atau kalimat thayyibah lain juga dapat diucapkan. Zikir tersebut membantu seseorang tetap tenang, menjaga hati agar tetap terhubung kepada Allah, dan menghindarkan diri dari rasa panik.

Adab saat Terjadi Petir atau Guntur

Islam tidak hanya mengajarkan doa, tetapi juga adab ketika petir mengguntur. Seorang muslim dianjurkan menghentikan pembicaraan sejenak agar dapat fokus membaca doa dan merenungi kekuasaan Allah.

Sikap ini meneladani orang saleh yang menunjukkan ketundukan setiap kali mendengar suara petir.

Selain itu, seseorang dianjurkan membaca doa dengan khusyu. Hatinya sebaiknya tertuju kepada Allah, tanpa bergurau, tanpa mengeluhkan keadaan, dan tanpa menunjukkan ketakutan berlebihan.

Dengan adab seperti ini, seseorang menjaga hubungan spiritual dengan Allah sekaligus bertindak dengan wajar dan penuh ketenangan.

Hikmah menurut Islam

Petir dan guntur memiliki hikmah yang mendalam dalam ajaran Islam. Fenomena tersebut menunjukkan kekuasaan Allah dalam mengatur alam.

Kilatan cahaya dan suara menggelegar yang menyertainya mengingatkan manusia bahwa mereka tidak mampu mengendalikan alam semesta.

Saat suara petir terdengar, seorang muslim dapat merenungi bahwa Allah memiliki kekuatan yang jauh di luar batas kemampuan manusia.

Dengan mengingat kebesaran Allah melalui doa, seseorang menjaga kerendahan hati dan meneguhkan keimanannya.

Petir bukan hanya peringatan tentang kekuatan alam, tetapi juga ajakan untuk kembali kepada Allah dengan penuh pengharapan dan ketundukan.

Doa dan adab saat mendengar petir atau guntur membantu seorang muslim menghadapi fenomena alam dengan tenang.

Dengan membaca doa, menghentikan percakapan sejenak, menjaga kekhusyukan, dan merenungi kebesaran Allah, seseorang dapat menghadapi rasa takut dengan lebih terkendali.

Suara petir yang keras tidak lagi terasa menakutkan, tetapi menjadi pengingat tentang betapa besar kuasa Allah. Semoga doa dan adab ini membantu kita tetap dalam lindungan-Nya setiap kali petir mengguntur.***

Leave a Comment