Selepas lelah menjalani aktivitas harian, tubuh butuh istirahat—dan hati pun demikian. Di sinilah dzikir petang hadir sebagai penyejuk jiwa.
Dalam Islam, petang adalah salah satu waktu yang sangat dianjurkan untuk memperbanyak zikir dan doa.
Selain sebagai bentuk rasa syukur atas hari yang telah dilalui, dzikir petang juga menjadi pelindung diri dari keburukan malam hari.
Namun, Anda mungkin bertanya-tanya: dzikir petang itu baca apa saja? Apakah harus membaca surat tertentu? Yuk, simak penjelasannya dalam artikel ini.
Kapan Waktu Petang untuk Dzikir?
Waktu petang atau sore dalam konteks dzikir biasanya dimulai sejak setelah asar hingga menjelang magrib.
Para ulama menyepakati bahwa waktu-waktu tersebut merupakan momen yang istimewa karena saat itu langit berubah, dan secara spiritual menjadi waktu yang penuh hikmah.
Dzikir pada waktu petang sangat dianjurkan oleh Nabi Muhammad SAW. Dalam hadits riwayat Bukhari, Rasulullah senantiasa membaca dzikir di pagi dan sore hari sebagai bentuk perlindungan diri dan pengingat kepada Allah SWT.
Apa Saja Bacaan Dzikir Petang?
Bacaan dzikir petang terdiri dari kalimat-kalimat pujian dan permohonan perlindungan.
Beberapa di antaranya sangat singkat, tetapi memiliki keutamaan besar. Berikut ini adalah beberapa bacaan dzikir petang yang bisa Anda amalkan:
1. Membaca Ayat Kursi (QS Al-Baqarah: 255)
Ayat ini memiliki keutamaan luar biasa sebagai perlindungan dari gangguan makhluk halus dan kejahatan malam.
“Allahu laa ilaaha illaa Huwal-Hayyul-Qayyum…”
2. Membaca Surat Al-Ikhlas, Al-Falaq, dan An-Naas (3 Kali)
Ketiga surat ini dikenal sebagai surat pelindung. Dengan membacanya tiga kali saat petang, Anda memohon perlindungan dari kejahatan malam, penyakit hati, dan gangguan jin atau manusia.
3. Istighfar dan Shalawat
“Astaghfirullaahal ‘azhiim”
“Allahumma shalli ‘ala Muhammad wa ‘ala aali Muhammad”
Selain menyucikan diri dari dosa, istighfar juga menjadi pintu rezeki dan pertolongan Allah. Sedangkan shalawat mendekatkan Anda pada syafaat Nabi di akhirat kelak.
4. Kalimat Thayyibah
“La ilaha illallah, wahdahu laa syarika lah…”
Kalimat tauhid ini dianjurkan dibaca 100 kali dalam sehari, tetapi membacanya 10–33 kali saat petang pun memiliki keutamaan besar.
5. Doa Perlindungan
“A’udzu bikalimaatillaahit-taammaati min syarri maa khalaq”
(Dibaca 3 kali untuk perlindungan dari segala keburukan.)
Apakah Harus Membaca Surat Tertentu?
Dzikir petang memang tidak mensyaratkan membaca surat panjang secara khusus, tetapi ada beberapa surat pendek dalam Al-Qur’an yang dianjurkan untuk dibaca karena kandungannya berkaitan dengan perlindungan dan ketenangan jiwa.
Rekomendasi Surat:
- Al-Ikhlas (112)
- Al-Falaq (113)
- An-Naas (114)
Masing-masing dibaca tiga kali. Ketiganya dikenal sebagai “Al-Mu’awwidzat” yang artinya permohonan perlindungan. - Ayat Kursi (Al-Baqarah: 255)
Dibaca sekali, sebagai penjaga dari marabahaya malam.
Dengan membacanya secara rutin, Anda bukan hanya mendekatkan diri kepada Allah, tapi juga membentengi diri dari hal-hal yang tak terlihat.
Keutamaan Dzikir Petang
Mengamalkan dzikir petang bukan hanya berdampak pada ketenangan batin, tapi juga mendatangkan berbagai keutamaan lainnya, seperti:
- Perlindungan dari gangguan jin dan manusia.
- Menjadi penghapus dosa kecil.
- Menambah pahala dan keberkahan waktu.
- Menjaga hati agar selalu terhubung dengan Allah SWT.
Rasulullah SAW bersabda:
“Barangsiapa membaca dzikir di pagi dan sore hari, maka Allah akan mencukupinya dari segala sesuatu yang ia khawatirkan.”
(HR. Abu Dawud)
Sedekah Sore, Amal yang Menyempurnakan Dzikir
Selain dzikir, sore hari juga waktu yang baik untuk melakukan amal baik, seperti bersedekah. Memberi di saat semangat bekerja mulai menurun, justru menunjukkan keikhlasan dan konsistensi dalam berbuat baik.
Jika Anda berniat berdonasi sore ini, berikut informasi lembaga yang bisa Anda percaya:
LKS Yayasan Rintisan Amal Bunda
Bank Syariah Indonesia (BSI)
Nomor Rekening: 7166633375
Atas Nama: LKS Yayasan Rintisan Amal Bunda
WhatsApp: 0813-8894-2720
Penutup
Dzikir petang menjadi kebiasaan ringan yang dampaknya luar biasa bagi kesehatan rohani Anda.
Tidak butuh waktu lama, hanya beberapa menit menjelang magrib, Anda bisa memperbanyak istighfar, membaca surat-surat pendek, dan menguatkan hubungan dengan Sang Pencipta.
Jadikan waktu petang sebagai momentum untuk mengistirahatkan hati, bukan hanya tubuh.
Dengan membiasakan dzikir petang, insya Allah malam Anda akan lebih tenang, dan esok pun dimulai dengan semangat baru.***