CILACAP – LAZ Amal Bunda bersama Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kabupaten Cilacap mendorong peningkatan kapasitas dan daya saing pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) perempuan melalui Pelatihan Optimalisasi Artificial Intelligence (AI) sebagai Alat Pemasaran Digital untuk UMKM Perempuan.
Kegiatan tersebut diikuti oleh 50 pelaku UMKM perempuan dan menghadirkan Rumah BUMN Cilacap sebagai narasumber. Pelatihan ini menjadi bagian dari upaya membangun kemandirian ekonomi perempuan melalui penguatan keterampilan, literasi digital, dan pemanfaatan teknologi dalam pengembangan usaha.
Kegiatan dilaksanakan pada Selasa, 15 September 2026, pukul 09.00–11.30 WIB, bertempat di Dalem Madyasih Ethos, Jalan Lombok Nomor 76, Kebonmanis, Cilacap.
Melalui pelatihan tersebut, peserta mendapatkan wawasan mengenai pemanfaatan AI untuk mendukung aktivitas pemasaran digital. Teknologi AI dapat dimanfaatkan untuk mengembangkan ide konten, menyusun narasi promosi, membuat materi pemasaran, memperkuat identitas merek, serta meningkatkan komunikasi dengan calon pelanggan.
Kehadiran Rumah BUMN Cilacap sebagai narasumber memberikan penguatan dari sisi pengembangan kapasitas dan pemanfaatan teknologi bagi pelaku UMKM. Peserta didorong untuk memahami bahwa transformasi digital bukan sekadar mengikuti perkembangan teknologi, tetapi menjadi strategi penting untuk meningkatkan efisiensi, produktivitas, dan daya saing usaha.
Bagi UMKM perempuan, penguasaan keterampilan digital memiliki nilai strategis. Selain membantu memperluas jangkauan pasar, kemampuan tersebut dapat membuka akses terhadap informasi, jejaring usaha, peluang kolaborasi, serta berbagai bentuk pengembangan ekonomi yang lebih inklusif.
Program ini tidak hanya diarahkan pada peningkatan pengetahuan, tetapi juga pada perubahan nyata dalam pengelolaan usaha. Para peserta diharapkan mampu menerapkan pengetahuan yang diperoleh untuk memperbaiki kualitas promosi, meningkatkan interaksi dengan pelanggan, menghemat waktu kerja, dan mengembangkan usaha secara lebih terarah.
Ketua Yayasan Rintisan Amal Bunda, Bunda Anita Ratna Faoziyah, menyampaikan bahwa peningkatan kapasitas merupakan bagian penting dari proses pemberdayaan perempuan.
“Pemberdayaan perempuan tidak cukup hanya melalui bantuan, tetapi harus dilanjutkan dengan peningkatan kapasitas, keterampilan, dan akses terhadap peluang ekonomi. Melalui pelatihan ini, kami berharap para pelaku UMKM perempuan semakin percaya diri dalam memanfaatkan teknologi, mengembangkan usaha, memperluas pasar, dan meningkatkan kesejahteraan keluarganya,” ungkapnya.
Ia menambahkan bahwa LAZ Amal Bunda berkomitmen untuk terus mengembangkan program pemberdayaan yang berbasis kebutuhan masyarakat, berorientasi pada dampak, serta didukung dengan pendampingan dan evaluasi yang berkelanjutan.
Sementara itu, Wakil Ketua II BAZNAS Kabupaten Cilacap, H. Akhmad Kholil, S.H., menilai bahwa penguatan UMKM perempuan merupakan langkah strategis dalam mendorong kemandirian ekonomi masyarakat.
“UMKM memiliki peran penting dalam menggerakkan perekonomian masyarakat. Karena itu, peningkatan kapasitas pelaku UMKM perempuan melalui pemanfaatan teknologi digital perlu terus didorong. Kami berharap kegiatan ini dapat meningkatkan daya saing usaha, memperluas peluang pasar, dan memberikan manfaat yang berkelanjutan,” ujarnya.
Menurutnya, kolaborasi antara BAZNAS, LAZ, Rumah BUMN, pelaku UMKM, dan berbagai pemangku kepentingan menjadi bagian penting dalam memperluas manfaat pendayagunaan zakat, infak, dan sedekah.
Kegiatan ini sejalan dengan semangat Gerakan Perempuan Berdaya, yang menempatkan perempuan sebagai subjek perubahan dan penggerak ekonomi keluarga. Selain itu, pelatihan ini mendukung Sustainable Development Goals (SDG) 8 — Pekerjaan Layak dan Pertumbuhan Ekonomi, khususnya dalam penguatan kewirausahaan, peningkatan produktivitas, inovasi, serta pertumbuhan ekonomi yang inklusif dan berkelanjutan.
Melalui pelatihan tersebut, 50 peserta diharapkan mampu mengimplementasikan pemanfaatan AI dalam aktivitas usaha sehari-hari. Dampak yang diharapkan meliputi peningkatan kualitas pemasaran, perluasan jangkauan pasar, efisiensi pengelolaan usaha, peningkatan produktivitas, serta tumbuhnya kemandirian ekonomi perempuan.
Langkah ini menegaskan komitmen LAZ Amal Bunda dan BAZNAS Kabupaten Cilacap untuk menghadirkan pemberdayaan yang tidak berhenti pada kegiatan, tetapi berlanjut pada perubahan. Perempuan semakin berdaya, UMKM semakin produktif, keluarga semakin kuat, dan masyarakat semakin tumbuh.