Amal Bunda

3.744.991 Penerima Manfaat dalam Enam Tahun, Amal Bunda Perkuat Pemberdayaan Perempuan dan Ketahanan Keluarga

Bagikan :

Cilacap, 31 Juli 2026 – Tepat enam tahun sejak berdiri pada 31 Juli 2020 Yayasan Rintisan Amal Bunda terus memperkuat kiprahnya sebagai lembaga filantropi yang menghadirkan dampak nyata melalui pemberdayaan perempuan dan penguatan keluarga. Hingga 31 Juli 2026, Amal Bunda telah menjangkau 3.744.991 penerima manfaat melalui berbagai program di bidang kesehatan, pendidikan, ketahanan pangan, ekonomi, dakwah, dan kemanusiaan.

Mengusung tema “Bersama Perempuan, Kuatkan Keluarga, Bangun Peradaban,” Amal Bunda meyakini bahwa perempuan memiliki peran strategis dalam menciptakan perubahan yang berkelanjutan. Ketika perempuan memperoleh akses terhadap pendidikan, kesehatan, ekonomi, dan ruang untuk berkembang, maka keluarga akan semakin tangguh, masyarakat menjadi lebih mandiri, dan fondasi peradaban yang lebih baik dapat dibangun.

Komitmen tersebut diwujudkan melalui berbagai program unggulan, seperti Rumah Sahabat Lansia, Dapur Gizi Amal Bunda, Papan Sedekah Sayur, Rumah Sahabat Qur’an, Beasiswa Amal Bunda, Sekolah Ibu, Sharing and Caring, Duta Sehat, Bunda Farm, serta berbagai program pemberdayaan perempuan dan ketahanan keluarga yang terus dikembangkan secara berkelanjutan.

Selama enam tahun, Amal Bunda tidak hanya berfokus pada penyaluran bantuan, tetapi membangun ekosistem pemberdayaan yang mendorong masyarakat menjadi lebih mandiri. Pendekatan ini dilakukan melalui kolaborasi bersama pemerintah, dunia usaha, akademisi, komunitas, relawan, serta para donatur yang telah mempercayakan amanahnya kepada Amal Bunda.

Ketua Yayasan Rintisan Amal Bunda, Anita Ratna Faoziyah, S.T., M.Sc., mengatakan bahwa capaian 3.744.991 penerima manfaat merupakan hasil dari semangat kolaborasi untuk menghadirkan perubahan yang berkelanjutan.

“Bagi Amal Bunda, dampak bukan sekadar tentang banyaknya bantuan yang tersalurkan, tetapi tentang lahirnya perempuan-perempuan yang semakin berdaya, keluarga yang semakin tangguh, dan masyarakat yang semakin mandiri. Kami percaya, ketika perempuan diberdayakan, keluarga akan semakin kuat, dan dari keluarga yang kuat akan lahir peradaban yang lebih baik. Terima kasih kepada seluruh donatur, mitra, relawan, dan Sobat Bunda yang telah membersamai perjalanan enam tahun ini,” ujar Anita Ratna Faoziyah.

Memasuki usia keenam, Amal Bunda terus memperkuat transformasi kelembagaan melalui tata kelola yang profesional, inovasi program berbasis dampak, pengukuran kinerja yang terukur, serta kolaborasi multipihak untuk memperluas manfaat bagi masyarakat.

Perjalanan enam tahun ini menjadi fondasi bagi Amal Bunda untuk terus menghadirkan solusi atas berbagai tantangan sosial melalui model filantropi yang tidak hanya memberikan bantuan, tetapi juga membangun kemandirian dan menciptakan perubahan yang berkelanjutan.

Dengan semangat “Bersama Perempuan, Kuatkan Keluarga, Bangun Peradaban,” Amal Bunda mengajak seluruh elemen masyarakat untuk terus memperluas kolaborasi dalam menghadirkan lebih banyak manfaat, memperkuat perempuan sebagai penggerak perubahan, membangun keluarga yang tangguh, serta mewujudkan Indonesia yang lebih berdaya dan sejahtera.

Leave a Comment