Amal Bunda

Apakah Boleh Puasa tapi Tidak Shalat Tarawih? Cek Jawabannya di Sini

Bagikan :

Bulan Ramadan identik dengan dua ibadah utama: puasa di siang hari dan salat Tarawih di malam hari. 

Namun, tidak sedikit umat Islam yang bertanya-tanya, apakah boleh puasa tapi tidak shalat Tarawih? Apakah puasanya tetap sah? Atau justru berkurang nilainya?

Pertanyaan ini kerap muncul, terutama bagi Anda yang mungkin memiliki keterbatasan waktu, kondisi kesehatan tertentu, atau alasan lain sehingga tidak dapat mengikuti Tarawih setiap malam. 

Untuk menjawabnya, mari kita pahami dasar hukumnya serta anjuran dalam Islam.

Anjuran Menunaikan Salat Tarawih

Salat Tarawih merupakan ibadah sunnah yang sangat dianjurkan selama bulan Ramadan. Anjuran ini sebagaimana tertuang dalam hadis riwayat Abu Hurairah yang diriwayatkan oleh Sahih Muslim berikut:

عَنْ أَبِي هُرَيْرَةَ قَالَ: كَانَ رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ يُرَغِّبُ فِي قِيَامِ رَمَضَانَ مِنْ غَيْرِ أَنْ يَأْمُرَهُمْ فِيهِ بِعَزِيمَةٍ فَيَقُولُ مَنْ قَامَ رَمَضَانَ إِيمَانًا وَاحْتِسَابًا غُفِرَ لَهُ مَا تَقَدَّمَ مِنْ ذَنْبِهِ

Artinya:
“Dari Abi Hurairah radliyallahu ‘anh Rasulullah gemar menghidupkan bulan Ramadhan dengan anjuran yang tidak keras. Beliau berkata: ‘Barangsiapa yang melakukan ibadah (shalat tarawih) di bulan Ramadhan hanya karena iman dan mengharapkan ridha dari Allah, maka baginya di ampuni dosa-dosanya yang telah lewat.” (HR Muslim)

Hadis tersebut menunjukkan betapa besar keutamaan Tarawih. Ibadah ini menjadi sarana pengampunan dosa bagi orang yang melaksanakannya dengan iman dan keikhlasan.

Bahkan, jika dilakukan secara berjamaah, ganjarannya semakin besar. Dalam hadis riwayat Sunan Abu Daud disebutkan:

إِنَّ الرَّجُلَ إِذَا صَلَّى مَعَ الْإِمَامِ حَتَّى يَنْصَرِفَ حُسِبَ لَهُ قِيَامُ لَيْلَةٍ

“Sesungguhnya seseorang jika salat tarawih bersama imam sampai salam, maka dihitung pahalanya salat satu malam suntuk” (HR. Abu Daud No. 1375).

Artinya, jika Anda mengikuti Tarawih berjamaah hingga selesai, pahala yang didapatkan seperti melaksanakan ibadah semalam penuh.

Keutamaan Tarawih di Setiap Malam Ramadan

Dalam riwayat dari Ali bin Abi Thalib RA disebutkan bahwa Nabi SAW pernah ditanya tentang keutamaan Tarawih pada bulan Ramadan. 

Dijelaskan bahwa selain memperoleh pahala puasa, umat Islam juga mendapatkan keutamaan mulia di setiap malam Ramadan.

Meskipun sebagian riwayat tentang rincian keutamaan tiap malam diperselisihkan derajatnya oleh para ulama, semangat yang bisa Anda tangkap adalah bahwa Ramadan adalah bulan penuh limpahan rahmat. Setiap ibadah tambahan yang dilakukan akan dilipatgandakan pahalanya.

Hukum Meninggalkan Salat Tarawih

Lalu bagaimana jika Anda tidak melaksanakan Tarawih?

Salat Tarawih hukumnya sunnah muakad, yakni sunnah yang sangat dianjurkan dan hampir mendekati wajib. Rasulullah SAW rutin mengerjakannya dan jarang meninggalkannya.

Namun perlu dipahami, sunnah muakad tetaplah bukan wajib. Artinya, jika dikerjakan akan mendapat pahala besar, tetapi jika ditinggalkan tidak berdosa.

Hal ini ditegaskan dalam sabda Rasulullah SAW:

إِنِّي خَشِيْتُ أَنْ تُفْرَضَ عَلَيْكُمْ.

Artinya:
“Sesungguhnya aku khawatir ini (dianggap) wajib atas kalian (kalimat ini mengacu pada shalat tarawih),”.

Hadis tersebut menunjukkan bahwa Rasulullah tidak mewajibkan Tarawih karena khawatir memberatkan umatnya.

Apakah Puasa Tetap Sah Tanpa Tarawih?

Jawabannya: ya, puasa tetap sah meskipun tidak melaksanakan salat Tarawih.

Puasa Ramadan adalah ibadah wajib yang berdiri sendiri. Sementara Tarawih adalah ibadah sunnah yang melengkapi keutamaan Ramadan.

Jika Anda berpuasa dengan memenuhi syarat dan rukun puasa, maka puasa tersebut sah, walaupun tidak melaksanakan Tarawih. Tidak ada kewajiban mengganti atau mengqadha Tarawih yang ditinggalkan.

Namun demikian, meninggalkan Tarawih berarti Anda kehilangan kesempatan meraih pahala besar yang hanya hadir di bulan Ramadan.

Tetap Dianjurkan, Meski Tidak Wajib

Walaupun tidak wajib, para ulama sepakat bahwa Tarawih sangat dianjurkan. Ibadah ini menjadi ciri khas Ramadan yang tidak ditemukan di bulan lain.

Jika Anda tidak sempat berjamaah di masjid, Tarawih tetap bisa dikerjakan sendiri di rumah. Jumlah rakaatnya pun fleksibel sesuai kemampuan, baik 8 maupun 20 rakaat, selama dilakukan dengan khusyuk dan ikhlas.

Islam adalah agama yang memudahkan, bukan memberatkan. Bagi Anda yang sedang sakit, dalam perjalanan, atau memiliki uzur tertentu, tidak melaksanakan Tarawih bukanlah dosa.

Memaksimalkan Ramadan Secara Seimbang

Ramadan bukan hanya soal kuantitas ibadah, tetapi juga kualitas. Jika Anda belum mampu rutin Tarawih setiap malam, Anda masih bisa memaksimalkan Ramadan dengan:

  • Membaca Al-Qur’an setiap hari
  • Memperbanyak sedekah
  • Menjaga lisan dan akhlak
  • Memperbanyak doa dan istighfar

Yang terpenting adalah konsistensi dan keikhlasan.

Jadi, apakah boleh puasa tapi tidak shalat Tarawih? Jawabannya boleh, dan puasanya tetap sah. Salat Tarawih adalah sunnah muakad yang sangat dianjurkan, tetapi tidak wajib.

Meski demikian, Anda sangat dianjurkan untuk tetap mengerjakannya karena keutamaannya luar biasa besar, terutama jika dilakukan berjamaah. 

Ramadan adalah momen langka yang hanya datang setahun sekali. Sayang jika kesempatan meraih pahala berlipat justru terlewatkan.***

Leave a Comment