Tahun Baru Hijriah bukan sekadar pergantian kalender dalam Islam. Lantas, apa saja deretan amalan yang bisa Anda lakukan?
Momen 1 Muharram mengandung nilai spiritual tinggi yang mengajak Anda merenung, memperbarui niat, dan memperkuat hubungan dengan Allah.
Lantas, kapan 1 Muharram 2025 jatuh menurut kalender Masehi? Dan amalan apa saja yang dianjurkan untuk mengisi hari penuh makna ini?
Kapan 1 Muharram 2025?
Menurut kalender Hijriah yang disesuaikan dengan sistem hisab dan rukyat di Indonesia, 1 Muharram 1447 Hdiperkirakan jatuh pada Sabtu, 29 Juni 2025.
Tanggal ini bisa sedikit berbeda tergantung pada penetapan resmi pemerintah dan hasil rukyat.
Namun, yang terpenting bukan hanya soal tanggal, melainkan bagaimana Anda mengisi hari itu dengan amalan yang mendekatkan diri kepada Allah dan memperbaiki kualitas ibadah.
Mengapa Tahun Baru Hijriah Penting?
Berbeda dengan perayaan tahun baru Masehi yang identik dengan pesta dan kembang api, tahun baru Islam seharusnya dijadikan momentum spiritual.
Hijrah Nabi Muhammad SAW dari Makkah ke Madinah menjadi tonggak sejarah perubahan besar dalam dakwah Islam.
Hijrah bukan sekadar perpindahan tempat, tapi simbol transformasi—dari gelap ke terang, dari keburukan menuju kebaikan. Maka, tahun baru Islam sejatinya adalah ajakan untuk berhijrah secara pribadi.
Amalan yang Dianjurkan di 1 Muharram
Berikut beberapa amalan yang bisa Anda lakukan di awal tahun Hijriah untuk membuka lembaran baru dengan lebih bermakna:
1. Membaca Doa Awal dan Akhir Tahun
Doa akhir tahun dibaca sebelum Magrib pada hari terakhir bulan Dzulhijjah, sedangkan doa awal tahun dibaca setelah Magrib pada malam 1 Muharram.
Meskipun tidak wajib, doa ini menjadi simbol permohonan kepada Allah agar tahun yang lalu diampuni dan tahun baru diberkahi.
2. Berpuasa Sunnah
Meski puasa yang paling utama dalam bulan Muharram adalah puasa Asyura (10 Muharram), Anda juga dianjurkan berpuasa di awal Muharram.
Nabi Muhammad SAW bersabda, “Sebaik-baik puasa setelah Ramadan adalah puasa di bulan Allah, yaitu bulan Muharram.” (HR. Muslim)
3. Perbanyak Dzikir dan Istighfar
Gunakan awal tahun untuk mengucap tasbih, tahmid, tahlil, dan memperbanyak istighfar. Amalan ringan ini sangat dianjurkan untuk memperbaiki diri dan mendekatkan hati kepada Allah.
4. Bersedekah
Bulan Muharram juga disebut sebagai salah satu dari empat bulan haram, yaitu bulan-bulan yang dimuliakan. Di bulan ini, sedekah menjadi lebih utama.
Memberi kepada yang membutuhkan menjadi cara untuk membersihkan harta sekaligus membuka pintu keberkahan.
Jika Anda ingin menyalurkan sedekah sore ini, berikut informasi lembaga terpercaya:
LKS Yayasan Rintisan Amal Bunda
Bank Syariah Indonesia (BSI)
Nomor Rekening: 7166633375
Atas Nama: LKS Yayasan Rintisan Amal Bunda
WhatsApp: 0813-8894-2720
5. Muhasabah Diri
Gunakan momen ini untuk evaluasi diri. Tulis catatan spiritual: apa yang sudah Anda lakukan selama setahun terakhir, dan apa yang ingin Anda ubah di tahun mendatang? Muhasabah bukan hanya soal dosa, tapi juga tentang progres.
Tips Menyambut Tahun Baru Islam di Keluarga
- Ajak keluarga mengadakan doa bersama.
- Kisahkan sejarah hijrah Nabi Muhammad kepada anak-anak.
- Buat resolusi spiritual keluarga bersama-sama.
Dengan cara ini, tahun baru Hijriah bukan hanya bermakna secara pribadi, tapi juga mempererat hubungan keluarga dalam bingkai nilai-nilai Islam.
Penutup: Jadikan Muharram Awal Hijrah Baru Anda
1 Muharram bukan hanya pergantian angka, tapi panggilan untuk berubah. Tahun baru adalah kesempatan untuk memulai ulang.
Jadikan hari ini titik balik menuju pribadi yang lebih bertakwa, sabar, dan bermanfaat. Hijrah itu proses, bukan hasil instan. Anda bisa memulainya hari ini, dengan niat baik dan langkah kecil yang konsisten.***