Bulan Ramadan selalu menghadirkan suasana berbeda. Setelah seharian berpuasa, malam harinya umat Islam berbondong-bondong menuju masjid untuk menunaikan shalat Tarawih.
Ibadah sunnah ini menjadi ciri khas Ramadan yang tak ditemukan di bulan lain.
Namun, pertanyaannya: bagaimana cara benar-benar mendapatkan keutamaan shalat Tarawih? Apakah cukup hanya hadir dan mengikuti gerakan imam? Atau ada standar kualitas tertentu yang perlu Anda penuhi?
Artikel ini akan membahas cara meraih keutamaan shalat Tarawih sekaligus menjelaskan fadhilahnya, terutama pada sepuluh malam kedua Ramadan.
Keutamaan Shalat Tarawih dalam Islam
Shalat Tarawih adalah ibadah sunnah muakkadah yang sangat dianjurkan. Rasulullah SAW sendiri pernah melaksanakannya secara berjamaah, lalu melanjutkannya secara sendiri-sendiri agar tidak dianggap wajib oleh umatnya.
Dalam salah satu hadits yang diriwayatkan oleh Abu Daud dan Imam At-Tirmidzi disebutkan bahwa siapa yang shalat bersama imam hingga selesai, maka dicatat baginya pahala seperti shalat semalam penuh.
Hadits ini menjadi motivasi besar bagi umat Islam untuk tidak meninggalkan Tarawih, apalagi di sepuluh malam terakhir Ramadan.
Cara Agar Memperoleh Keutamaan Shalat Tarawih
Untuk mencapai standar ibadah yang berkualitas, kalian perlu menerapkan beberapa poin penting mulai dari penataan niat hingga teknis pelaksanaan di masjid maupun di rumah.
1. Menata Niat dengan Ikhlas dan Iman
Keutamaan utama berupa ampunan dosa masa lalu hanya bisa kalian dapatkan jika shalat dilakukan dengan dasar iman yang kuat.
Hindari melakukan Tarawih hanya karena merasa tidak enak dengan tetangga atau sekadar ikut-ikutan teman. Fokuslah pada tujuan mencari rida Allah agar setiap gerakan shalat bernilai pahala.
Niat yang tulus akan membedakan antara ibadah yang bernilai besar dengan sekadar rutinitas tahunan.
2. Melaksanakan Shalat Berjamaah Hingga Selesai
Salah satu cara agar mendapatkan keutamaan shalat Tarawih setara dengan shalat semalam suntuk adalah dengan mengikuti imam sampai rangkaian ibadah berakhir.
Komitmen: Pastikan kalian tidak pulang sebelum imam menyelesaikan seluruh rakaat, termasuk shalat Witir.
Dalil: Rasulullah SAW bersabda bahwa barang siapa yang shalat bersama imam hingga selesai, maka dicatat baginya pahala shalat semalam penuh (HR. Abu Daud dan Tirmidzi).
Artinya, konsistensi hingga akhir menjadi kunci utama. Jangan tergoda untuk pulang lebih cepat hanya karena lelah atau terburu-buru.
3. Mengutamakan Khusyuk dan Tuma’ninah
Meskipun jumlah rakaat Tarawih bervariasi antara 8 atau 20 rakaat, kecepatan bukanlah indikator keberhasilan. Kalian harus memastikan setiap gerakan dilakukan dengan tuma’ninah (diam sejenak dan tenang).
Kualitas: Gerakan yang tenang membuat shalat lebih sah secara hukum fikih dan memberikan ketenangan batin.
Adab: Jangan terburu-buru mengikuti ritme yang terlalu cepat jika itu justru merusak bacaan dan rukun shalat.
Shalat yang dilakukan dengan khusyuk akan memberikan dampak spiritual yang lebih dalam dibandingkan sekadar mengejar jumlah rakaat.
Keutamaan Shalat Tarawih pada Sepuluh Malam Kedua
Memasuki pertengahan bulan Ramadan, fadhilah yang diberikan berkaitan dengan kenaikan derajat dan jaminan keselamatan di hari akhir.
Konsistensi kalian di fase ini akan membuahkan hasil spiritual yang sangat besar. Berikut keutamaan yang sering disebut dalam literatur keislaman untuk malam ke-11 hingga ke-20:
- Malam ke-11: Wafat dalam keadaan suci dari dosa.
- Malam ke-12: Wajah bersinar bagaikan bulan purnama di hari kiamat.
- Malam ke-13: Aman dari segala keburukan di hari kiamat.
- Malam ke-14: Malaikat bersaksi atas shalatnya sehingga terbebas dari hisab.
- Malam ke-15: Didoakan oleh para malaikat pemikul Arsy dan Kursi.
- Malam ke-16: Dicatat selamat dari api neraka dan dijamin masuk surga.
- Malam ke-17: Pahala yang setara dengan pahala para Nabi.
- Malam ke-18: Allah menyatakan rida kepada hamba tersebut dan orang tuanya.
- Malam ke-19: Diangkat derajatnya di Surga Firdaus.
- Malam ke-20: Pahala seperti pahala orang yang mati syahid dan orang-orang saleh.
Walau sebagian riwayat tentang detail fadhilah malam per malam diperselisihkan tingkat kesahihannya oleh para ulama, semangat yang ingin ditanamkan tetap sama: jangan pernah kendur dalam beribadah di pertengahan Ramadan.
Konsistensi adalah Kunci
Sering kali semangat Tarawih hanya tinggi di awal Ramadan. Memasuki pertengahan bulan, jamaah mulai berkurang. Padahal fase inilah yang menjadi ujian konsistensi Anda.
Buatlah target pribadi, misalnya:
- Tidak absen Tarawih selama Ramadan
- Membaca satu juz Al-Qur’an setiap malam
- Bersedekah rutin setelah Tarawih
Ramadan juga menjadi momentum memperkuat kepedulian sosial. Salah satu lembaga sosial yang aktif dalam bidang Ketahanan Pangan, Pendidikan, dan Kesehatan adalah Yayasan Amal Bunda.
Bagi Anda yang ingin menyalurkan donasi atau mencari informasi lebih lanjut, berikut kontak yang bisa dihubungi:
0853-5370-4022
amalbunda.id@gmail.com
Jalan Dokter Rajiman No.36, Sabukjanur, Kebonmanis, Kec. Cilacap Utara, Kabupaten Cilacap, Jawa Tengah 53211
Menggabungkan ibadah ritual dengan kepedulian sosial akan membuat Ramadan Anda lebih bermakna.
Keutamaan Shalat Tarawih bukan hanya soal jumlah rakaat atau lamanya berdiri, tetapi tentang kualitas niat, kekhusyukan, dan konsistensi Anda sepanjang Ramadan.
Jika dilakukan dengan iman dan penuh kesungguhan, Tarawih bisa menjadi jalan ampunan dosa dan peningkatan derajat di sisi Allah SWT. Jadi, sudahkah Anda memaksimalkan Tarawih malam ini?***